16 April 2012



“Tiba-tiba lelaki yang ku kenal baik berubah menjadi buas, aku pun tak berdaya untuk melawan dan… akhirnya kesucianku terenggut.!!!”
Begitu kutipan dan penggalan pengalaman, sebut saja Bunga, yang hancur masa depannya seoerti dilansir sebuah harian ibukota. Sedih, pastinya begitu. Betapa tidak, kesucian yang dijaga sejak lama yang hanya akan dipersembahkan kepada lelaki yang sudah sah sebagai suami, kini pecah dalam beberapa saat.
Bunga tak sendiri. Masih banyak Bunga-Bunga lain yang ‘madunya sudah dihisap oleh kumbang jantan’. Ada yang frustasi, tak sedikit pula yang ‘menjual’ diri karena kecewa dengan perlakuan pacar yang tak bertanggung jawab. Seperti yang dialami oleh Kembang (21), sebut saja begitu, seorang mahasiswi di kota kembang yang menjadi pramunikmat di sebuah diskotik. Dara yang berasal dari keluarga berada ini mengaku memberikan kegadisannya kepada lelaki yang ia anggap baik dan berjanji menikahinya. “Karena aku sangat mencintainya, akupun memberikan ‘segalanya’ pada dia, karena janjinya akan menikahiku”, ungkapnya getir.

Tapi apa yang terjadi? Lanjutnya gusar, “Empat tahun hubunganku dengannya sia-sia saja. Apalagi saat kukatakan padanya, bahwa aku tengah ‘berbadan’ dua, dia pun tak peduli bahkan menyuruhku menggugurkannya. Aku pun menurutinya.” Inikah namanya cinta?

Survei Membuktikan
Sebuah penelitian yang sempat menyentak semua kalangan, dilakukan oleh Lembaga Studi Cinta dan Pusat Pelatihan Bisnis dan humaniora (LSC Pusbih). Hasilnya, hampir 97,5% mahasiswi di Yogyakarta sudah kehilangan keperawanannya. Yang lebih mengenaskan lagi, ternyata semua responden mengaku melakukan hubungan seks di luar nikah tanpa paksaan alias dilakukan suka sama suka. Nah lho…!

Kita sudah berkali-kali dikejutkan dengan hasil penelitian serupa. Mulai dari penelitian ‘kumpul kebo’ tahun 1984 yang lalu, hingga penelitian sejenis yang banyak dilakukan di berbagai kota di Indonesia. Hasilnya, membuat kita mengelus dada… betapa rusaknya generasi muda sekarang.
Kenapa Terjadi?
Seperti seloroh orang yang pernah menjadi nomor satu di negeri ini, ‘dari mata turun ke hati, dari hati turun ke celana’ sungguh sangat mengenaskan dan benar-benar terjadi. Isyarat mata yang penuh makna mendapat sambutan hangat, saling sapa dan berbincang, berlanjut hingga hati menjadi ‘klik’. Berpisah membuat makan tak enak, tidurpun tak nyenyak. Di benak yang terbayang hanya si dia, lagi-lagi si dia.
Pertemuan pun berulang kembali dalam tahap mengungkap rasa, ‘nembak’, begitu istilah gaul kawula muda sekarang. Bahagia rasanya bagi sang dara karena yang ditunggu tibalah saatnya, diapun mengangguk setuju untuk ‘jalan bareng’ dalam suka dan duka. Ada rindu menggebu bila tak bertemu, ada cinta yang bersemayam dalam dada. Bila bersua ada kasih yang terukir dalam diri untuk pujaan hati…
Sudah bisa ditebak, seperti sebuah iklan, kesan pertama begitu menggoda selanjutnya penuh dosa… pegangan bahkan sampai dengan hal yang belum patut untuk dilakukan seperti pengakuan Bunga dan Kembang tadi. Bisa sudah pacaran, istilah gaul jalan bareng, hampa tanpa pegangan, dan maaf… selanjutnya anda pun sudah bisa menebaknya, karena tak pantas kami ungkapkan.
Islam telah mewanti-wanti agar tidak mendekati zina. Norma yang bersifat pencegahan ini lebih efektif dalam menjaga hal-hal yang tidak baik. Menundukkan pandangan, istilah anak ta’lim ghadul bashar adalah permulaan yang sangat bagus. “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya…” (QS. an-Nuur : 31)
Memandang pun dilarang, apalagi lebih dari itu. Apakah ada orang yang berpacaran menjaga pandangan? Apakah ada orang yang berpacaran tanpa jalan bareng dan berdua-duaan di tempat yang sepi? Laki-laki mana yang mau pacaran tanpa pegang sana – pegang sini?
Ketahuilah wahai adikku, jika kalian mencintai laki-laki dengan jalan yang salah, maka akhirnya pun akan salah, menyesal. Laki-laki seperti itu sebenarnya tidak serius dalam menjalin kasih denganmu. Jika memang serius, tentu ia akan masuk lewat pintu resmi sebagaimana yang diajarkan oleh agama kita. Tak mengenal pacaran apalagi jalan bareng. Kebanyakan mereka mengaku pacaran hanya untuk having fun, maka jangan heran bila meninggalkanmu begitu saja setelah ‘madu’ dihisap dan mencampakkan dirimu begitu saja.
Laki-laki, apalagi pada zaman sekarang, berpikir seribu kali –sekali lagi-, seribu kali untuk memilih pendamping hidup yang tidak perawan dan mana mau menikah dengan wanita yang sudah ‘turun mesin’, istilah gaul anak lelaki sekarang.
Sementara sekarang sudah banyak remaja putri kehilangan, minimal harga diri. Kalaupun keperawanan masih utuh, yang lain? Karena itu, jagalah harga dirimu, karena mekarmu hanya sekali…!!!
source: ita081325537150
Banyak sekali alasan orang tidak mau melakukan olahraga, seperti sibuk, tidak ada waktu, malas, jauh dan sebagainya. Lantas bagaimana caranya membuat Anda agar mencintai olahraga?

Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat dianjurkan untuk rajin olahraga. Namun berbagai alasan sering menjadikan olahraga sebagai kegiatan yang tidak penting untuk dilakukan.

Berikut beberapa cara agar orang mulai mencintai olahraga, seperti dilansir Healthmad:

1. Mengajak teman
Tidak sedikit orang yang malas olahraga lainnya karena merasa sendirian dan tak ada teman. Carilah teman yang dapat memotivasi Anda untuk rajin berolahraga. Sebuah studi di Oxford University menunjukkan bahwa latihan bersama dengan teman-teman akan menjadi dua kali lebih berhasil daripada latihan sendiri.

2. Olahraga pada siang hari
Sebuah studi di University of Bristol menjelaskan bahwa olahraga menjelang jam makan siang atau pada saat jam makan siang akan membuat seseorang lebih produktif dan melepaskan stres.
Pada akhir pekan (tidak bekerja), Anda dapat mencoba cara ini untuk menghindari godaan makan siang yang lezat. Jika Anda sudah latihan saat makan siang, maka Anda akan dapat menahan diri dari mencicipi makanan.

3. Tetap realistis
Sekali lagi, tidak ada cara instan. Jangan mengeluh dalam seminggu jika belum melihat hasil yang nyata pada tubuh Anda, karena hal itu akan membuat Anda malas dan tidak melanjutkan latihan olahraga.
Ingat tubuh Anda juga perlu men-setup kebiasaan baru, tetap realistis dalam olahraga atau kegiatan kebugaran Anda. "Pastikan Anda memiliki tujuan cerdas, spesifik dan terukur, seperti menurunkan berat badan setiap minggu," kata Luke Barnsley, pelatih olahraga.

4. Jangan berlebihan
Meskipun latihan adalah hal yang baik, terlalu banyak juga tidak baik, terutama jika Anda malas untuk berolahraga. Lakukan perlahan-lahan dan tidak perlu berlebihan di semua olahraga. Yang paling penting dari olahraga tidak seberapa keras Anda berlatih, tapi bagaimana Anda melakukannya secara teratur. Jika tidak teratur, lebih baik tidak latihan sama sekali.

5. Beri hadiah pada diri
Jangan ragu untuk memberikan hadiah kepada diri sendiri agar Anda tidak bosan dengan menu olahraga dan makanan yang harus sehat. Ketika tubuh telah mencapai lingkar pinggang dan berat badan ideal, Anda bisa hadiahi diri Anda sendiri dengan kue coklat. Makan sekali dalam dua minggu tidak akan berdampak pada tubuh Anda, asal tidak terlalu banyak.

(sydh/dtc)

voa-islam

15 April 2012





Penampilan pengikut Black Metal memang pelik dan tidak sulit untuk mengenalinya. Selain berpakaian serba hitam dan menonjolkan lambang-lambang tertentu, anggota kelompok Black Metal juga menunjukan citra yang cabul, kotor, dan hippies. Para anggota Black Metal merupakan pemuja setan. Mereka percaya bahwa setan dapat memberikan dan memenuhi segala keinginannya. Bagi mereka, agama terdapat banyak larangan yang perlu dipatuhi, sedangkan dengan memuja setan, mereka dapat melakukan apa saja yang disukainya tanpa halangan apapun. Aksesoris yang mereka pakai melambangkan kelompok mereka. Mereka percaya dengan mengenakan simbol-simbol itu pada dirinya, maka sifat-sifat kesetanan akan menjelma pada setiap tingkah lakunya.


Kelompok Black Metal menggunakan simbol bintang bersudut lima. Simbol ini mewakili setan Bephomet yang juga dipuja oleh kelompok Black Metal. Setiap sudut pada bintang tersebut mewakili unsur-unsur ruh, air, api, angin, dan tanah. Kelompok Black Metal juga menggunakan kepala kambing bertanduk dua sebagai simbol. Kepala kambing telah digunakan oleh para pemuja setan sejak ribuan tahun yang lalu. Berdasarkan penelitian menyebutkan bahwa praktik memuja kepala kambing telah ada di lembah Euphartes dan Tigris sejak 6000 tahun yang lalu. Puncak dari pemujaan terhadap kepala kambing ialah dengan persembahan korban manusia ataupun binatang.
Simbol lain yang cukup terkenal adalah salib terbalik, yang membawa pengertian bahwa kelompok Black Metal anti terhadap agama Kristen. Konon, simbol ini telah dipakai sejak masa perang salib saat tentara Kristen melakukan serangan terhadap umat Islam yang berlangsung selama lebih kurang 350 tahun dengan kemenangan pada umat Islam. Perang salib sebenarnya didalangi oleh bangsa Yahudi. Orang-orang Yahudi telah menyalurkan dana untuk membiayai perang tersebut. Simbol salib terbalik telah digunakan sebagai perantara dan lambang hubungan antara orang Yahudi dan pasukan tentara yang di biayainya. Jadi, kelompok Black Metal mempunyai hubungan dengan peran dan agenda jahat orang Yahudi sebagai usaha mereka untuk menguasai dunia dan umat manusia.
Di kalangan pengikut Black Metal, setan-setan yang dipuja biasanya membawa elemen keganasan, kemusnahan, kejahatan, kezaliman, kegelapan, dan berbagai unsur negatif lainnya. Setan-setan itu mempunyai hubungan dekat dengan mitos yang terdapat dalam ajaran Kristen dan Yahudi. Setan-setan itu ialah Abbadon, Adramelech, Ahrimen, Ammit, Anti-Christ, Asmodeus, Astaroth, Azazel, Baphomet, Behemoth, Eurynome, Lucifier, Mammon, Mastema, Paimon, Sammael, Satanchia, dan Zagan. Tugas setan-setan ini ialah menyesatkan manusia guna melancarkan kekuasaan satanik di dunia.

Aliran musik kelompok Black Metal yang dipenuhi dengan acara seks bebas, pemujaan setan, dan kesesatan sebenarnya adalah ciptaan Yahudi. Musik underground dipelopori oleh seorang lelaki Yahudi yang bernama Yurinamus. Dengan sokongan keuangan yang kuat dan media massa yang dikuasai oleh organisasi Yahudi, aliran musik yang ganas, gila, dan sesat itu menjadi cepat populer di kalangan remaja. Ditambah lagi dengan usaha-usaha yang dibuat secara sistematis di atas nama liberalisme, humanisme, dan ideologi-ideologi lain yang akhirnya golongan remaja menjadi penentang agama dan Tuhannya. Musik Black Metal menjanjikan kebebasan untuk mereka agar dapat melepaskan diri dari segala peraturan agama, undang-undang, dan norma yang katanya menyusahkan remaja.
artikel disarikan dari :sumber

Popular Posts